Sabtu, 12 Maret 2016

TUGAS 2

REAKSI EDMAN

  Reagensia Edman

Analisis  untuk N-terminal dapat diperoleh dengan mengolah peptida itu dengan fenil isotiosianat (reagensia edman). Isotiosianat bereaksi dengan amino bebas dengan sederet tahap yang akhirnya mrnghasilkan pemaksapisahan sam amino N-ujung dari dalam peptidanya dan pembentukan suatu feniltiohidantoin (PTH), suatu derivate asam amino yang dapat diisolasi dan ditentukan cirinya. Reaksi pemaksapisahan dilakukan dengan pemanasan zat-antara adisi dengan asam dalam suatu pelarut bebas air seperti Nitrometana.
Dalam tiap tahap residu N-ujung dapat dipatahkan sampai seluruh peptida itu terdegradasi dan urutan asam aminop itu ditetapkan. Tetapi tiap siklus pembentukan tiourea dan hidrolisis mengakibatkan suatu hidrolisis-dalam pada sisa peptida itu. Setelah sekitar 20-30 siklus , hidrolisis peptida itu telah cukup untuk menghasilkan banyak peptida lebih kecil, yang masing-masing memiliki suatu residu N-ujung. Jadi Feniltiohidantoin tidak lagi berasal dari suatu gugus ujung tunggal,tetapi merupakan campuran  yang berasal dari anekaragam gugus ujung.


Tujuan Reaksi Edman

Reaksi Edman merupakan reaksi antara α-asam amino dengan fenilisotiosianat yang menghasilkan derivat asam amino feniltiokarbamil. Dalam suasana asam pelarut nitrometana yang terakhir ini mengalami siklisasi membentuk senyawa lingkar feniltuihidantoin.
Reaksi Edman  sering dipakai untuk penentuan asam amno N-ujung suatu rantai polipeptida.

 
Reaksi Edman